Minggu, 08 Juli 2012

INFEKSI JAMUR KULIT

           Jamur berkembang pada daerah yang lembab dari tubuh, dimana dua permukaan kulit bertemu diantara jari, pada area genital, dibawah payudara,  ketiak, selangkangan, sela jemari kaki, lipatan kulit yang lembab, atau di lipatan bokong. Bagian-bagian kulit tersebut selain lembab, sering tidak kering setiap kali habis mandi. Jamur yang menginfeksi kulit (dermatopytes) sebagian besar hidup pada lapisan paling atas dari kulit.
Infeksi jamur kulit kerap diderita oleh masyarakat yang tinggal di negara beriklim tropis. Indonesia memiliki iklim tropis yang berakibat suhu udara yang panas dan lembab sehingga menguntungkan bagi pertumbuhan organisme seperti jamur dan parasit.

PENYEBAB INFEKSI JAMUR
Faktor penyebab infeksi jamur adalah :
  1. Kondisi Kesehatan, seperti Diabetes dan beberapa kanker, seperti leukemia membuat seseorang mudah terkena infeksi jamur.
  2. Sistem kekebalan tubuh : Penekanan terhadap sistem kekebalan tubuh akan kesulitan dalam menangkal semua tipe infeksi. Demikian juga dengan infeksi jamur akan makin sulit untuk dikontrol.
  3. Faktor lingkungan : Kelembaban penting untuk pertumbuhan dan reproduksi jamur. Paparan jamur lebih sering pada area komunitas yang lembab seperti ruang loker atau kamar mandi.
  4. Penggunaan Antibiotik dapat mengurangi bakteri yang hidup pada tubuh, dan mengubah keseimbangan flora normal. Jamur mungkin menggunakan kesempatan untuk berkoloni.
  5. Penggunaan kortikosteroid mengurangi peradangan dan dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit kulit. Bagaimanapun juga, obat ini menekan respon kekebalan dan meningkatkan kondisi untuk pertumbuhan jamur.
  6. Keringat berlebihaan saat olahraga atau kegemukan
  7. Kehamilan dan menstruasi dapat membuat ketidaksimbangan hormon dalam tubuh sehingga rentang terkena infeksi jamur.

PENCEGAHAAN INFEKSI JAMUR
Untuk melakukan pencegahaan bisa dilakukan sengan cara :
  • Biasakan membersihkan badan dengan mandi,minimal dua kali sehari
  • Simpan atau gantungkan pakaian Anda di tempat yang kering. Tapi jangan terlalu lama menggantungnya karena bisa menyebabkan jamur berkembangbiak
  • Pastikan Anda tidak memakai handuk secara bersamaan dengan Orang yang menderita infeksi jamur
  • Setelah memakai handuk segera jemur dan jangan biarkan dalam keadaan basah
  • Usahankan mengganti handuk sesering mungkin
  • Jangan memakai pakaian secara bergantiaan denan orang yang menderita infeksi jamur


Penyakit kulit memang tidak berbahaya tetapi mengganggu penampilan dan kepercayaan diri seseorang.

Jumat, 06 Juli 2012

PENYAKIT JANTUNG

            Penyakit Jantung adalah Suatu kondisi yang menyebabkan Jantung tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Sedangkan, serangan jantung adalah sebuah kondisi yang menyebabkan jantung sama sekali tidak berfungsi. Kondisi ini biasanya terjadi mendadak, dan sering disebut gagal jantung. Penyebab gagal jantung bervariasi, namun penyebab utamanya biasanya adalah terhambatnya suplai darah ke otot-otot jantung, oleh karena pembuluh-pembuluh darah yang biasanya mengalirkan darah ke otot-otot jantung tersebut tersumbat atau mengeras, entah oleh karena lemak dan kolesterol, ataupun oleh karena zat-zat kimia seperti penggunaan obat yang berlebihan. Bagaimanapun, penyakit jantung adalah salah satu penyakit yang berbahaya dan banyak menimbulkan kematian kepada penderitanya. Tak jarang, penderita terlambat mengetahui bahwa dia menderita penyakit jantung sehingga terlambat untuk diatasai.

GEJALA - GEJALA PENYAKIT JANTUNG
  • Tiba-tiba sakit di bagian dada dibelakang tulang dada atau seperti sesak dada
  • Nyeri dada bisa berulang beberapa menit (20 menit atau lebih)
  • Rasa nyeri bisa berupa tekanan di bagian dada, dan leher seolah tercekik hingga menyebabkan keluar keringat dingin
  • Tiba-tiba pingsan, namun bisa kembali sadar. Ini terjadi karena ada gangguan irama jantung
  • Merasa seperti sakit maag, padahal sebelumnya tidak pernah menderita gangguan lambung
  • Rasa berdebar - debar seperti tertekan benda berat

PENYEBAB PENYAKIT JANTUNG
        Penyebab penyakit jantung selain kelainan genetik adalah gaya hidup yang kurang sehat, seperti merokok dan kegemukan. Seseorang kalau mengalami kurang tidur juga bisa berakibat pada penyakit jantung. Oleh karena itu, tidur minimal 7 jam dalam sehari supaya mengurangi kerja jantung. Selain itu juga yang dapat mempengaruhi penyakit jantung adalah pekerjaan yang terlalu banyak sehingga membuat Anda stress itu dapat memicu serangan jantung dan stroke.

PENCEGAHAAN PENYAKIT JANTUNG
  1. Lakukan pola makan yang seimbang
  2. Berhenti merokok
  3. Hindari sterss
  4. Lakukan olahraga secara rutin
  5. Kurangi berat badan berlebih (obesitas)
  6. Komsumsi sayuran dan buah - buahan segar
  7. Apabila dalam keluarga ada yang terkana serangan jantung, sebaiknya mulai dari sekarang Anda berhati - hati dan selalu menjaga pola hidup sehat

HIV AIDS

           AIDS kepanjangan dari Acquired Immune Deficiency Syndrome, adalah sekumpulan gejala dan infeksi yang timbul karena rusaknya sistem kekebalan tubuh. AIDS disebabkan oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus). Orang yang terkena virus ini akan menjadi rentang terhadap infeksi. Meskipun penanganan yang telah ada dapat memperlambat laju perkembangan virus, namun penyakit ini belum benar-benar bisa disembuhkan dan belum ada obatnya sampai sekarang. Karena penyebaran virus HIV AIDS ini hanya bisa tertular melalui media cairan tubuh seperti sperma, cairan vagina, darah dan air susu Ibu. Namun tidak semua cairan tubuh manusia berpotensi melularkan virus HIV, seperti air mata, keringat, air liur tidak berpotensi menularkan penyakit HIV AIDS.

GEJALA - GEJALA HIV AIDS
  • Demam berkepanjangan lebih dari 1 bulan
  • Berat badan menurun lebih dari 10% dalam 1 bulan
  • Diare kronis yang berlangsung lebih dari 1 bulan
  • Merasa kelelahan yang berkepanjangan
  • Batuk yang tidak sembuh - sembuh disertai sesak nafas yang berkepanjangan
  • Bintik - bintik berwarna keungu - unguan yang tidak biasa
  • Pembesaran kelenjar secara menyeluruh pada bagian leher dan lipatan paha
  • Kulit gatal diseluruh tubuh
  • Herpes simpleks kronis progresif
  • Infeksi jamur berulang pada alat kelamin wanita

PENYEBAB HIV AIDS
  1. Transfusi darah
  2. Hubungan seks, terutama melalui anus (anal)
  3. Penggunaan bersama jarum suntik yang terkontaminasi oleh pemakai narkoba atau perawatan kesehatan HIV AIDS
  4. Anak dapat tertular virus HIV AIDS, apabila ibu waktu hamil dan menyusui terkena virus tersebut
  5. Terjadinya luka akibat pemakaian benda yang bersamaan seperti silet, pisau cukur juga bisa menularkan HIV AIDS

PENCEGAHAAN HIV AIDS
  • Jangan melakukan hubungan seks dengan pasangan yang terkena virus HIV
  • Hindari berganti - ganti pasangan seksual
  • Jika harus transfusi darah, pastikan darah tersebut dalam keadaan steril atau bebas dari virus HIV
  • Gunakan kondom jika melakukan hubungan seks, apabila salah satu pasangan terinfeksi virus
  • Gunakan alat suntik sekali pakai
  • Hindari mabuk - mabukan dan narkotika yang bisa membuat anda lupa diri

 Bagi Anda yang memiliki kehidupan beresiko tinggi terinfeksi atau menderita penyakit biasa yang sulit sembuh, sebaiknya Anda segera melakukan tes pemeriksaan HIV AIDS. Jika Anda sudah positif terjangkit HIV AIDS, segeralah mengikuti program pengobatan dan pemulihan HIV AIDS. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi Anda semua dan perlu Anda perhatikan juga Jauhilah Penyakitnya dan Jangan Jauhi Penderitanya.



Kamis, 05 Juli 2012

PENYAKIT HEPATITIS

PENGERTIAN
       Hepatitis adalah peradangan pada hati karena toksin, seperti kimia atau obat ataupun agen penyebab infeksi karena pola hidup sehat yang diabaikan. Hepatitis yang berlangsung kurang dari 6 bulan disebut hepatitis akut, sedangkan hepatitis yang berlangsung lebih dari 6 bulan disebut hepatitis kronis.

PENYEBAB HEPATITIS
Penyebab penyakit Hepatitis adalah virus. Beberapa jenis virus hepatitis antara lain Hepatitis A,B,C,D, dan E. Selain itu, Hepatitis juga bisa terjadi karena infeksi virus lainnya, seperti mononukleosis infeksiosa, demam kuning dan infeksi sitomegalovirus. Sedangkan penyebab lain hepatitis adalah alkohol dan obat-obatan.

JENIS DAN GEJALA HEPATITIS
Beberapa macam dan jenis Hepatitis, demikian pula gejala penyakit tersebut :
  1. HEPATITIS A, Pada minggu pertama, individu yang dijangkiti akan mengalami sakit seperti kuning, keletihan, demam, hilang selera makan, muntah-muntah, pusing dan kencing yang berwarna hitam pekat. Demam yang terjadi adalah demam yang terus menerus, tidak seperti demam yang lainnya yaitu pada demam berdarah, TBC, Thypus.
  2. HEPATITIS B, Secara khusus tanda dan gejala terserangnya hepatitis B yang akut adalah demam, sakit perut dan kuning (terutama pada area mata yang putih/sklera). Namun bagi penderita hepatitis B kronik akan cenderung tidak tampak tanda-tanda tersebut, sehingga penularan kepada orang lain menjadi lebih beresiko.Ibu hamil yang terinfeksi oleh hepatitis B bisa menularkan virus kepada bayi selama proses persalinan. Hepatitis B bisa ditularkan oleh orang sehat yang membawa virus hepatitis B.
  3. HEPATITIS C, Penderita Hepatitis C sering kali orang yang menderita tidak menunjukkan gejala, walaupun infeksi telah terjadi bertahun-tahun lamanya. Namun beberapa gejala yang samar diantaranya adalah Lelah, Hilang selera makan, Sakit perut, Urin menjadi gelap dan Kulit atau mata menjadi kuning yang disebut jaundice (jarang terjadi). Pada beberapa kasus dapat ditemukan peningkatan enzyme hati pada pemeriksaan urine, namun demikian pada penderita Hepatitis C justru terkadang enzyme hati fluktuasi bahkan normal.Hepatitis C paling sering ditularkan melalui pemakai obat yang menggunakan jarum bersama-sama. Jarang terjadi penularan melalui hubungan seksual.
  4. HEPATITIS D, Hanya terjadi sebagai rekan-infeksi dari virus hepatitis B dan hepatitis D ini menyebabkan infeksi hepatitis B menjadi lebih berat. Yang memiliki risiko tinggi terhadap virus ini adalah pecandu obat.
  5. HEPATITIS E, Virus Hepatitis E kadang menyebabkan wabah yang menyerupai hepatitis A, yang hanya terjadi di negara-negara terbelakang.

PENCEGAHAAN PENYAKIT HEPATITIS
  • Melakukan Imunisasi, Karena imunisasi merupakan cara yang efektif untuk mencegah terinfeksi penyakit hepatitis. setelah dilakukan imunisasi tubuh akan membentuk anti bodi atau kekebalan tubuh terhadap penyakit hepatitis. Imunisasi Hepatitis bisa diberikan pada usia 2 - 18 tahun.
  • Pastikan makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh kita bersih.
  • Menjaga kebersihan Lingkungan sekitar. Karena hepatitis akan sangat mudah menyerang ditempat - tempat yang memiliki tingkat kebersihan yang rendah maupun sanitasi yang buruk.
  • Hindari penggunaan obat dalam jangka waktu lama.Hal ini bisa menyebabkan organ hati mengalami kerusakan dan mudah terkena penyakit hepatitis.
  • Ketika melakukan transfusi darah pastikan darah yang akan masuk ke tubuh kita bebas dari penyakit menular.
  • Pencegahan penyakit hepatitis juga bisa dilakukan dengan cara tidak menggunakan barang apapun secara bersama-sama, misalnya jarum suntik, pisau cukur, maupun sikat gigi. Bila menggunakan barang bersama-sama dan salah satu orang ternyata menderita hepatitis, orang yang lain pasti juga akan tertular dengan mudahnya.
  • Selalu rawat dan jagalah kekebalan tubuh Anda dengan asupan gizi yang cukup, sehingga tubuh Anda tetap kuat dan tidak mudah sakit.
  • Bagi pasangan yang hendak melakukan pernikahan, sebaiknya melalui tes kesehatan terlebih dahulu untuk mengetahui apakah pasangannya terkena hepatitis atau tidak. Salah satu cara penularan hepatitis bisa lewat hubungan intim atau seksual.
  • Tidak menggunakan barang milik orang lain selama kita sendiri tidak yakin dengan kondisi kesehatan orang tersebut.
  • Menjaga kebersihan diri. Selalu mencuci tangan sebelum makan merupakan salah satu langkah pencegahan penyakit hepatitis.
 

PENYAKIT GUSI

  Radang Gusi disebut juga penyakit gusi atau penyakit periondotal, yang diakibatkan pertumbuhan bakteri di mulut dan yang lebih parah lagi jika tidak segera diobati maka gigi akan hilang dikarenakan jarinagn mengelilingi gigi.
Gusi berdarah bisa disebabkan oleh berbagai hal. Penyebab yang paling sering adalah adanya plak dan karang gigi (kalkulus) yang menempel pada permukaan gigi. Gigi kita dilapisi oleh lapisan transparan licin yang disebut pellicle. Pellicle yang dikolonisasi oleh bakteri disebut plak. Selanjutnya, bila tidak dibersihkan maka plak dapat mengalami mineralisasi (pengerasan), sehingga membentuk karang gigi yang melekat pada permukaan gigi. Biasanya karang gigi dijumpai pada leher gigi. Karang gigi tidak hanya melekat pada permukaan gigi yang tampak (terletak di atas garis gusi), tapi juga dapat melekat pada permukaan gigi yang tertutup oleh gusi. Pada permukaan karang gigi biasanya juga terdapat koloni bakteri. Koloni bakteri pada plak dan karang gigi inilah yang mengakibatkan kerusakan jaringan penyangga gigi, yang dimulai dari gingiva (bagian gusi yang dapat kita lihat). Keadaan ini disebut gingivitis (radang gusi). Karena ada peradangan maka gusi menjadi mudah berdarah apabila terkena trauma mekanis, misalnya sikat gigi atau tusuk gigi. Jadi, gusi berdarah adalah tanda awal adanya kerusakan gusi.
Apabila tidak segera ditangani maka karang gigi dapat terus bertambah sehingga perlekatan gusi pada permukaaan gigi menjadi lepas dan terbentuk adanya kantung pada gusi (disebut periodontal pocket). Kondisi ini disertai juga dengan perdarahan gusi dan kerusakan tulang penyangga gigi. Akibatnya bila tidak segera ditangani gigi menjadi goyang dan akhirnya tanggal. Keadaan ini disebut periodontitis.

PERBEDAAN ANTARA RADANG GUSI (GINGIVITIS) DAN PENYAKIT GUSI (PERIODONTITIS)
Radang Gusi (Gingivitis) biasanya lebih dahulu daripada Penyakit Gusi (Periodontitis). Tetapi belum tentu Radang Gusi menjadi Penyakit Gusi.
Radang Gusi terbentuknya bakteri dalam plak yang menyebabakan gusi menjadi meradang (merah dan bengkak) dan mudah berdarah di saat gosok gigi. Jika radang gigi tidak segera diatasi bisa berakibat penyakit gusi.
Pada orang yang terkena penyakit gusi, lapisan bagian dalam gusi dan tulang menjauh dari gigi dan membebtuk kantung. dan ruang - ruang kecil gigi dapat ditempati oleh bakteri - bakteri. bakteri ini dapat menyebabkan toksin atau racun dalam plak.

PENYEBAB PENYAKIT GUSI
Beberapa penyebab penyakit gusi :
  1. Kebiasaan merokok akan menghambat pertumbuhan gusi untuk sembuh
  2. Kebiasaan buruk tidak menggosok gigi setiap hari, sehingga mempermudah terkena radang gusi
  3. Perubahaan Hormon terjadi di saat kehamilan, pubertas, menepouse, bulanan saat menstruasi, membuat gusi lebih sensitif
  4. Penyakit yang dapat mempengaruhi keadaan gusi, seperti penyakit kanker, HIV/AIDS, dan penyakit Diabetes
  5. Obat - obatan yang dapat mengurangi kesehatan mulut karena sebagian besar mengurangi air liur yang memiliki efek protektif pada gusi dan gigi
  6. Adanya riwayat penyakit gigi dapat menjadi faktor menjadi pengembangan radang gusi

GEJALA PENYAKIT GUSI
  • Gosok gigi dengan tekanan normal, Jika rasa sakit atau perdarahan terjadi, Anda mungkin mengalami gejala awal penyakit.
  • Perhatikan bau mulut, Bau mulut sebenarnya cukup lazim terjadi dan merupakan sesuatu yang normal. Hanya saja jika terjadi bau mulut kronis, kemungkinan besar itu merupakan gejala penyakit.
  • Perhatikan rasa sakit pada gusi atau gusi yang berubah lunak, nyeri saat menyikat gigi, saat makan atau minum perlu diperhatikan. Sebagian orang merasakan sakit yang lebih parah saat minum soda.Gusi yang sakitt atau terasa lunak merupakan tanda terjadinyapenyakit
  • Perhatikan setiap penumpukan plak pada gigi, Penumpukan plak dapat menyebabkan gingivitis (radang gusi), serta menjadi sumber bakteri dan infeksi.

 MENCEGAH PENYAKIT GUSI
 Penyakit gusi dapat dicegah dengan cara :
  • Menyikat Gigi secara teratur setiap hari
  • Menjaga kesehatan mulut dan gigi
  • Lakukan perawatan gigi dan mulutnsecara rutin ke dokter gigi atau ahli kesehatan gigi
  • Apabila sudah terkena penyakit gusi degera lakukan perawatan ke dokter gigi supaya dapat seger diobati penyakit tersebut
  • Tingkatkan asupan vitamin C

Rabu, 04 Juli 2012

PENYAKIT GINJAL

Ginjal merupakan salah satu alat pembuangan, ginjal bekerja membuang sampah hasil metabolisme yang terjadi dalam tubuh. Secara otomatis juga membuang cairan berlebihan dala tubuh sebanyak 750-1500 ml perhari. Bila ginjal mengalami kerusakan, hasil dari sisa metabolisme tidak bisa dikeluarkan tubuh sehingga mengendap dalam tubuh. Cairan yang mengendap dalam tubuh dan tidak bisa dikeluarkan akan menumpuk di rongga tubuh sehingga terjadi sesak nafas. Apabila tidak segera ditangani bisa berakibat kematian.

PENYEBAB PENYAKIT GINJAL
Beberapa penyakit dan perilaku yang sering kali sebagai penuyebab penyakit ginjal :
  1. Tekanan darh tinggi (Hipertensi)
  2. Penyakit Diabetes
  3. Penyakit Peradangan, seperti glomerulonefritis
  4. Mengkonsumsi obat pereda rasa nyeri
  5. Penyalahgunaan obat - obatan terlarang, seperti heroin atau kokain

TANDA DAN GEJALA PENYAKIT GINJAL
  • Nyeri pinggang yang amat sangat (kolik)
  • Bengkak mata dan kaki
  • Sering kencing, saat kencing sakit, keluar air kencing sedikit dan bercampur darah
  • Demam
  • Mual muntah
  • Badan lemah dan tidak ada tenaga
  • Nafsu makn berkurang
  • Sesak nafas 
  • Wajah pucat atau anemia
  • Muncul rasa gatal yang berlebihan

PENCEGAHAAN PENYAKIT GINJAL
Beberapa faktor pencegahaan penyakit ginjal :
  1. Lakukan medical check up secara rutin. Lakukan pemeriksaan secara berkala, walaupun saat ini tubuh sehat. Apalagi jika usia diatas 35-45 tahun keatas.
  2. Lakukan pola hidup sehat
  3. Konsumsi makanan yang banyak mengandung gizi seimbang
  4. Jaga berat badan ideal
  5. Jangan mengkonsumsi alkohol
  6. Hindari asupan lemak jenuh dan kolesterol
  7. Mengatur asupan kalium dan magnesium
  8. Meningkatkan aktifitas fisik 
  9. Hindari merokok

PENGOBATAN PENYAKIT GINJAL
Tujuan dari pengobatan ginjal adalah untuk mengendalikan gejala, meminimalkan komplikasi dan memperlambat perkembangan penyakit. Pengobatan ginjal dimulai dengan pembatasan pemberian cairan. selain itu juga membatsi pemberiaan makanan yang mengandung protein, garam, dan fosfat. Bila tidak dapat diatasi secara konservatif, maka harus dilakukan cuci darah.


INFLUENZA

PENGERTIAN
        Influenza ( flu ) adalah penyakit infeksi yang mudah menular dan disebabkan oleh virus influenza, yang menyerang saluran pernapasan. Penularan virus terjadi melalui udara pada saat berbicara, batuk dan bersin. Influenza menular selama 1 - 2 hari sebelum gejalanya muncul.

PENYEBAB INFLUENZA
Virus influensa tipe A dan B. Virus ini ditularkan melalui air liur yang leluar disaat penderita batuk, bersin, atau kontak langsung dengan sekresi, seperti ludah, air liur, ingus penderita.

TANDA DAN GEJALA INFLUENZA
Gejala influenza akan nampak 24 - 48 jam saat terinfeksi
  1. Merasa dingin, adalah gejala awal yang menandakan influenza
  2. Pada beberapa hari pertama sering terjadi demam, hingga suhu tubuh mencapai 38,9 derajat Celsius
  3. Banyak penderita yang merasakan tubuh sakit, sehingga harus berbaring di tempat tidur, terutama di punggung dan tungkai
  4. Sakit kepala disertai sakit di sekeliling dan belakang mata
  5. Gangguan saluran pernapasan ringan, rasa gatal pada tenggorokan, rasa panas di dada, batuk kering dan hidung berair. Kemudian diikuti batuk hebat berdahak
  6. Tubuh hangat dan kulit wajah kemerahan
  7. Kadang-kadang disertai mual dan muntah, terutama pada anak-anak
  8. Setelah 2-3 hari, sebagian besar gejala akan menghilang dan demam mereda
  9. Bronkhitis dan batuk bisa menetap hingga 10 hari atau lebih, dan diperlukan waktu 6-8 minggu untuk pemulihan total

KOMPLIKASI INFLUENZA
Resiko tinggi terjadinya komplikasi ditemukan pada penderita yang sangat muda, usia lanjut, dan penderita penyakit jantung, paru - paru atau sistem saraf. kadang influenza menyebabkan peradangan saluran pernapasan yang berat disertai dahak berdarah (Bronkhitis hemoragik).
Komplikasi yang paling berat adalah pneumonia virus, yang bisa berkembang biak secara cepat dan dapat menimbulkan kematian dalam waktu 48 jam.
Komplikasi lainnya adalah pneumonia bakteri, yang terjadi karena  adanya gangguan dalam paru - paru untuk mengendalikan bakteri didalam saluran pernapasan.

PENCEGAHAAN INFLUENZA
Cara terbaik mencegah dan mempercepat penyembuhan bila anda terserang flu adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh Anda, dimana daya tahan tubuh sendirilah yang akan melawan virus flu tersebut sampai tuntas.
Cara mempercepat penyembuhan flu :
  • Istirahat selama 7 jam sehari
  • Berjemur 10-20 menit di pagi hari (sebelum jam 10 pagi)
  • Bilamana tidak ada matahari, seperti di musim hujan, mengkonsumsi suplemen Vitamin D
  • Banyak minum air putih
  • Konsumsi sayuran dan buah-buahan segar
  • Hindari stress, apabila anda semakin stress akan menurunkan daya tubuh Anda
  • Minumlah obat antiseptik bila ada gejala awal sakit tenggorokan
  •  Bilamana gejala flu sudah sangat parah, seperti demam diatas 38.9 derajat Celcius, segera hubungi dokter untuk mendapatkan perawatan medis yang dibutuhkan